Blog Belantara

Peringati Hari Bumi, Yayasan Belantara & Senat Mahasiswa Fakultas D3 Perpajakan & Akutansi UNRI Bagikan Bibit Pohon

Riau24.com-Minggu 22 April 2018, ratusan masyarakat turut serta meramaikan peringatan Hari Bumi Sedunia 2018 di Car Free Day (CFD) Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Acara ini ditaja Yayasan Belantara bersama Senat D3 Perpajakan dan Akuntansi Universitas Riau (UR) memperingati hari bumi sedunia 2018.
 
Turut serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau serta Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat (FKKM) Riau, BPW Oi Riau, dan elemen lainnya. Banyak kegiatan yang dilakukan selama acara berlangsung. 
 
Seperti pembagian bibit tanaman sirsak dan juga matoa secara cuma-cuma. Senam sehat, hingga kuis berbagi hadiah menarik dengan tema melindungi alam serta hewan-hewan langka di dalamnya. 
 
Hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Riau, Ir Ervin Rizaldi, juga Senior Adviser Yayasan Belantara Tachrir Fathoni. Serta tamu undangan penting lainnya. 
 
Perwakilan Yayasan Belantara, Tachrir menyampaikan bahwa kampanye soal pentingnya menyelamatkan bumi harus terus digalakkan. "Hari bumi harus menjadi pengingat kita  tanam dan jaga bumi. Hutan-hutan direstorasi, rehabilitasi, reboisasi, bersama kita bisa melestarikan alam ini untuk diwariskan ke anak cucu kita nantinya," sebut Tahrir dalam sambutannya. 
 
Kadis LHK Riau Ir Ervin Rizaldi dalam sambutannya juga berpesan agar masyarakat untuk tidak sungkan memanam pohon baik di kebun atau di pekarangan rumah sendiri. "Kami mengajak masyarakat mari jaga bumi. Karena ini satu-satunya planet yang kita bisa hidup," ujarnya. 
 
Ervin juga sampaikan bahwa pihaknya sudah menyediakan 3000 bibit untuk dibagi ke masyarakat secara gratis. 
"Tiap tahun kita sediakan 2 juta bibit. Dan hari ini kita bawa 3 ribu untuk dibagi-bagikan. Terdiri dari buah-buahan seperti sirsak dan matoa untuk menambah minat masyarakat dalam menanam," ujarnya. 
 
Ervin juga sampaikan agar kepada seluruh masyarakat khususnya para Ibu Rumah Tangga (IRT) untuk mengurangi pemakaian plastik. Sebab kini pencemaran limbah plastik yang sangat sulit diurai sudah meresahkan. "Kita pesan ibu-ibu di rumah untuk tidak menambah limbah plastik. Jadi kalau punya plastik, silahkan pakai lagi plastiknya supaya tidak menambah pencemaran. Mari kita jaga bersama-sama bumi kita," sebutnya. 
 
Acara diakhiri dengan pemberian cendera mata serta penandatanganan spanduk peringatan hari bumi sedunia.