Blog Belantara

Yayasan Belantara Bertugas Lindungi Hutan Tropis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Yayasan yang diprakarsai Asia Pulp & Paper (APP), Belantara akan membantu dana dalam pengelolaan program perlindungan hutan tropis di Indonesia. Kepala Dewan Pengawas Yayasan Belantara Marzuki Usman mengatakan, yayasan yang dipimpinnya siap bekerja sama dengan berbagai komunitas, masyarakat umum, pemerintah dan pelaku usaha, untuk memastikan tercapainya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan komunitas lokal, dan pelestarian lingkungan.

Marzuki menambahkan, tugas Yayasan Belantara juga meliputi peremajaan hutan alam dan perlindungan satwa langka, serta berbagai penelitian untuk pengelolaan lanskap berkelanjutan yang lebih baik.

"Yayasan Belantara akan mendukung pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi setempat, terutama di daerah-daerah yang sangat bergantung pada kekayaan alam," ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya telah merampungkan rancangan utama untuk pelestarian alam sebagai panduan dalam menerapkan proyek kerjanya. Berdasarkan masukan dari para pemangku kepentingan terkait, kata dia, telah dipilih 10 lanskap prioritas di Indonesia, yang merupakan area usaha kehutanan komersial yang dikelola APP serta para pemasoknya. Lanskap itu adalah daerah dengan nilai ekologis tinggi, namun terus menerus terancam.

Wakil Ketua Dewan Pengawas Yayasan Belantara, Jatna Supriatn menerangkan, pendekatan lanskap berperan vital bagi perlindungan 10 lanskap yang sudah diidentifikasi. "Pemeliharaan salah satu kekayaan alam primer Indonesia hutan-hutan tropis di Indonesia sangatlah penting. Terlebih lagi di masa sekarang ini," katanya.

Untuk itu, menurut dia, pemerintah, perusahaan swasta, dan masyarakat harus bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan terbesar di negara ini.