Blog Belantara

Inspirasi #KawanBelantara: Mellyana Sary Tanam 1.000 Pohon untuk Kesejahteraan Masyarakat

#KawanBelantara merupakan komunitas lingkungan yang diinisiasi oleh Belantara Foundation. Anggotanya merupakan para antusias lingkungan dari kalangan muda yang memiliki misi terhadap pelestarian lingkungan, konservasi hutan, dan juga pencegahan dampak perubahan iklim. Setiap bulannya kita akan mengangkat satu profil #KawanBelantara untuk menceritakan kisah mereka dalam perjuangannya membuat bumi menjadi lebih baik.

#KawanBelantara in-Profile pada bulan Mei ini adalah Mellyana Sari! Melly merupakan mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau. Saat ini Melly sedang melaksanakan praktik magang selama 6 bulan periode Maret-Agustus 2022 bersama Belantara Foundation. 

Kisah Melly bermula dari mengetahui potensi Dusun Koto Tuo, Desa Kuntu, Kampar Kiri, Kampar, Riau. Di lokasi tersebut, area cukup luas dengan kondisi tanah yang cocok bagi sektor pertanian dan perkebunan, Mellyana Sary, mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Riau partisipasi pada program penanaman bibit pohon tahunan sebanyak 1.000 bibit di lahan milik masyarakat di dusun tersebut.

Bibit pohon ini ditanam secara tersebar di lahan milik masyarakat di Dusun Koto Tuo seluas 2.775 hektar. Bibit pohon tahunan yang ditanam yaitu durian dan mangga. Penanaman ini merupakan salah satu rangkaian program yang bernama BONJOUR (Biology on Journey) dengan tema “Biologi Bersinergi Mengabdi pada Negeri” yang dihadiri oleh Ketua Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau, Kepala Desa Kuntu pada 15 Februari 2020. 

Penanaman bibit pohon durian dan mangga bertujuan untuk menyediakan sumber pangan buah yang dapat dikonsumsi bagi masyarakat dan melestarikan pohon buah yang ada di Dusun Koto Tuo, Desa Kuntu. Tidak hanya untuk konsumsi, durian dan mangga hasil panen diharapkan dapat memberikan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Bibit pohon durian dan mangga dipilih karena dapat dipanen dalam jangka waktu tahunan. Pohon durian dapat dipanen setelah 8-10 tahun sedangkan mangga dapat dipanen sekali dalam setahun. Kedua pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi desa dalam jangka waktu yang lama/bertahun-tahun. Masyarakat penerima manfaat pada program penanaman ini yaitu seluruh masyarakat Dusun Koto Tuo yang diperkirakan sebanyak 1.172 jiwa.

Melly berharap bibit pohon durian dan mangga yang ditanam dapat dijaga dan dirawat dengan baik oleh masyarakat sehingga beberapa tahun ke depan dapat dipetik buahnya serta dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan lingkungan lestari.

 
Leave a Comment